Category Archives: Celoteh si koas

Here We Go Last Department..Ophthalmology!

Standard

After struggling about 2 years in a clinical stage of clerkship  life, finally here I am last department, Ophthalmology ! By this blog I’ll share 4 amazing weeks in this department.  Just like other departement, Ophthalmology  Dept  also has its own story that would be fun to share. A general comment from me for this department that Ophtalmology is : 1. The most tidy department (I’ll show you  what I mean) 2. The most amazing operation 3. Super mobile department 4.A plenty of discussions

Image

this is how tidy ophthalmology coass is. we must buttoning our coats ._.

Read the rest of this entry

My Super Research!

Standard

Setelah sekian lama menjalani perjalanan hidup sebagai koas yang mayoritas rutinitasnya di Rumah Sakit, akhirnya tibalah saya pada bagian yang memberi kesempatan untuk menikmati dunia luar.Ya! Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM). Pada bagian ini diberikan kesempatan 2 pekan untuk melakukan hal yang dibahasakan penelitian. Tapi pada kenyataannya  disinilah kesempatan berlibur tanpa harus dinas ataupun jaga namun siklus koas tetap berjalan, uyeahh! Penelitian memang merupakan syarat untuk melewati bagian ini. Hingga saya pun mengambil judul penelitian dengan tema HIV/AIDS. Sebenarnya awal memilih judul ini karena saya punya latar belakang untuk menjalani penelitian di luar Makassar yaitu Bali,hehehe… Rencana ini sebenarnya telah kususun dan persiapkan sejak awal tahun 2012, karena saya telah memperkirakan titik jenuh selama melewati rutinitas sebagai koas dan aktivitas di luar koas. Daann memang saya pun tiba pada titik jenuh tersebut.Fiiuhh.. Tak heran bila saya memperjuangkan agar judul penelitian dan lokasinya disetujui oleh pembimbing dengan jalan mempresentasikannya selebay mungkin.Hingga pada akhirnya berhasil! Judul diterima dan here I come Pulau Dewata… Read the rest of this entry

7×24 Jam Denyut Kehidupan Di Instalasi Rawat Darurat

Standard

Sbelumnya saya merasa bersalah juga agak “cuekin” blog yg masih dalam tahap perkembangan ini..

Tapi apalah daya, waktu memang tidak memungkinkan..

Nah, mumpung punya waktu saya mau cerita tentang pengalaman seminggu di bagian bedah yang baru saja saya masuki.

Here we Go!

Day 1:

Minggu pagi, 26februari2012 adalah hari pertama saya memasuki bagian bedah pada pendidikan klinik yang sedang saya jalani. Bagian ini berlangsung selama 11minggu (panjang toh). Minggu pertama saya harus mengikuti “pemanasan” agar bisa merasakan “feel” bagian ini yaitu dengan bertugas 7x24jam alias seminggu full..Tapi saya sangat excited saat akan memulai bagian ini karena memang sejak dulu saya sangat tertarik dengan bagian ini  (I swear for a thousand!). Yah seperti yang kalian tahu IRD merupakan lini terdepan dalam menerima pasien baik emergency maupun non emergency. Tapi buat bagian bedah,yaaaa…mayoritas pasiennya emergency dong. Hari pertama menjalani tugas sebagai dokter muda atau istilah humble nya “adek koas” bagi saya asyik juga. Read the rest of this entry

Koas Anak : Panjang, Melelahkan, Menyenangkan!

Standard

Bagian ini menghabiskan waktu cukup lama, 10 minggu. Namun terlalu singkat untuk mendalami penyakit pada anak-anak. Saat itu saya masuk bagian anak dengan 12 orang lainnya yang tidak satupun merupakan teman jalan saya semasa pre klinik. Tapi disinilah awal persahabatan di antara kami. Bagian ini terasa lumayan berat bagi koas minggu awal yang diharuskan mengikuti 12 jaga dalam satu minggu (contoh: jaga siang jam 2siang-9malam dihitung 1 jaga dilanjut jam 9malam-7pagi 1 jaga) So kalo nginap ada 2  jaga. Jadi,bisa dibayangkan dalam satu  minggu Cuma ada sedikit waktu untuk berbaring dengan nyenyak di rumah. Hal ini tidak hanya terjadi di minggu pertama namun berlanjut di minggu kedua dikarenakan saat itu gak ada koas yang berani masuk bagian ini karena gak lama lagi bulan puasa.Huff..

Read the rest of this entry

Koas Neuro : Mengertilah jeritan hatiku Dok!

Standard

Bagian neuro atau yang sebenarnya  lmu penyakit saraf. Bagian yang rata-rata pasiennya stroke (yah kebanyakan sih kasus itu). Bagian ini paling menyita waktu koas, baik yang dinas maupun jaga. Karena pasien dengan stroke rata-rata dan emang hampir semuanya di pantau ketat tanda vitalnya ada yang per jam, setengah jam atau bahkan per 15menit (sampe-sampe spigmo nempel di lengan gak dilepas). Tidak hanya itu pasien di bagian ini sering bikin surprise, barusan di follow up, eh..tiba2 sudah gak ada alias udah menghadap Sang Kuasa. Selain hiruk pikuk follow up dan pasien yang tiba-tiba menghadapNya yang membekas diingatanku mengenai bagian ini adalah karena di bagian ini nyariss saja saya harus digantung a.k.a tidak boleh ikut ujian supaya bisa keluar dari bagian ini (hu..hu..hu).

Read the rest of this entry

Koas Radiologi : Jadi dokter harus belajar membaca yang baik & benar!

Standard

Sampailah ke bagian dimana seorang dokter muda a.k.a koas mempelajari tentang berbagai jenis foto (x-ray,ct scan,mri,dll) yang digunakan untuk membantu menegakkan diagnosa seorang pasien. Sebagai langkah untuk memperdalam ilmu radiologi maka seorang koas harus membuat sebuah referat yaitu karya tulis menyangkut suatu penyakit. Saat itu saya mendapat referat dengan judul Osteosarkoma. Referat tidak asal dibuat begitu saja namun harus dikoreksi oleh residen (dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis radiologi) hingga disetujui oleh supervisor radiologi (udah spesialis nih) dan inilah saat yang paling mendebarkan. Saat itu referatku sudah selesai dikoreksi oleh resdiden dan waktunya untuk menemui supervisor. Dag..dig..dug prett. Tak disangka menemui supervisor bukanlah asal datang dan menerima tanda tangan sebagai bukti referat tersebut sudah siap untuk saya bawakan pada ujian radiologi. Namun saat menemui beliau saya dihujam berbagai pertanyaan seputar referat tersebut seolah-olah sudah ujian.Oh mai, saya gak siap dokkk.

Read the rest of this entry

Koas Jiwa : Mari menyelam di dunia lain!

Standard

Bagian pertama yang mendebarkan. Hari pertama menginjakkan kaki di depan RS.Dadi (RS Jiwa di Kota Makassar) langsung disambut seorang wanita dengan perawakan yang sederhana dan cukup terawat dengan wajah sumringah ia menyodorkan tangannya

“Halo Dok,kenalan dulue…”

Sebagai pendatang baru di tempat ini saya sempat dihantui rasa phobia. Namun perasaan ini perlahan-lahan menghilang. Selama kurang lebih sebulan saya akan berhadapan dengan orang-orang dengan gangguan jiwa entah yang betul-betul terganggu sampai kehilangan akal sehat atau orang yang cukup terganggu ketenteraman jiwanya (depresi,cemas,dll).

karya pasien lho,buat saya^^

Read the rest of this entry