Day 8 (June 12th,2013) Bye West Nusa, Hey Bali!

Standard

Hari ini kami akan menyeberang ke Bali, namun sebelum pulang kami menyempatkan untuk membeli oleh-oleh khas Lombok. Untuk oleh-oleh makanan bisa didapatkan di Toko Phoenix, di tempat tersebut banyak menjual manisan rumput laut, dodol, dan kue khas Lombok dan untuk aksesoris mutiara ataupun baju dapat ditemui di Jalan Umar Maya, disana bisa ditemui harga yang terjangkau.

lombok surga mutiara

lombok surga mutiara

ferry untuk nyebrang ke bali

ferry untuk nyebrang ke bali

Selanjutnya kami pun pamit pada Om Samad dan keluarga lalu berangkat ke Pelabuhan Lembar yang jaraknya cukup jauh dari Mataram. Kami memutuskan naik Taksi karena tidak ada kendaraan umum trayek Mataram-Lembar. Di Pelabuhan Lembar ferry yang menyeberang ke Pulau Bali selalu tersedia 24 jam jadi tak perlu khawatir jam berapapun Anda mau berangkat. Saat berangkat ke Bali kami menumpangi ferry yang sangat nyaman karena kursi penumpangnya berupa sofa yang empuk dan kebetulan saat itu penumpang kurang jadi satu orang bisa duduk di satu sofa panjang dan bisa tiduran,surgawi sekali…hihihi.. Pemandangan yang lucu saat di ferry adalah begitu banyak penjual mobile di atas kapal mulai dari cemilan, minuman, nasi balap, kerupuk,rujak, es krim, bahkan pulsa juga ada! Perjalanan yang kami tempuh dari Lembar-Padangbai sekitar 3 jam 30 menit.

wuihh,nyaman banget yah..

wuihh,nyaman banget yah..

bisa ketemu aneka rupa penjual lho...

bisa ketemu aneka rupa penjual lho…

Apa yang agak susah adalah ketika tiba di Pelabuhan Padangbai, Bali. Tidak ada kendaraan umum menuju Denpasar sedangkan jarak Padangbai ke Denpasar tidak dekat 40KM! Untung saja saya punya keluarga di Denpasar yang mau menjemput. Namun bila tak ada yang menjemput, sepertinya hitchiking menjadi salah satu pilihan untuk mencapai Denpasar. Jalan dari Pelabuhan Padangbai menuju Denpasar berupa bypass, jadi seperti tol Anda tidak akan menemukan hambatan. Maka jarak 40 KM dapat ditempuh selama 1 jam 20 menit, ini dengan menggunakan sepeda motor. Apabila menggunakan mobil bisa lebih cepat.  Sesampainya di Denpasar, saya tak menyia-nyiakan waktu dan mengajak Indira keliling Denpasar. Tak mengapa, Denpasar semakin malam justru semakin hidup! Berkeliling di seputaran Kuta-Legian saya rasa cukup,  karena badan terasa sangat letih. Mungkin lebih menyiapkan diri untuk bertualang singkat esok hari.

finally! padang bai, bali

finally! padang bai, bali

 

Cost :

–          Cincin mutiara : Rp 10K x2 = Rp20K

–          Gelang mutiara tali perak : Rp 27,5Kx2 = Rp 55K

–          Taksi Mataram-Lembar : Rp70K share cost :2 = Rp 35K

–          Karcis masuk Pelabuhan Lembar : Rp 3K/orang

–          Ferry Lembar-Padangbai : Rp 36k

–          Aqua botol : Rp 3K

Total : 147K

Advertisements

About celotehsihijau

Hi saya Andini Afliani Putri, Bisa dipanggil andini  tapi entah kenapa banyak yang manggil Digon.. Seorang pelayan kesehatan rakyat yang lagi bekerja di salah satu sudut Kalimantan, di Kutai Kartanegara. Pembelajar seumur hidup yang berjuang meraih JannahNya.. Pemimpi yang terbangun untuk mewujudkan sang mimpi.. Penulis yang lebih banyak tidurnya.. Petualang yang kadang masih terkekang.. Sangat cinta traveling, petualangan,  budaya, wisata kuliner, mountaineering, nyanyi (suara pas kurang dikit  :p), saat ini berupaya mengembangkan kecintaan dalam menulis khususnya travel writing, dan bekerja untuk kemanusiaan Bagi yang ingin bertukar info atau sharing apa aja  bisa  kok ketemuan di : FB : Andini Afliani Putri Twitter : @AndiniAfliani Cheers!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s