Day 6 (June 10th,2013) Lombok Palace and Culinary Tour

Standard

Hari selanjutnya kami bangun kesiangan, maklumlah kemarin habis menguras fisik menyusuri lombok tengah. Padahal hari ini kami berencana untuk bertualang di Gili Trawangan, pulau kecil namun sangat tersohor dan menjadi rekomendasi pada buku Lonely Planet versi Indonesia. Sebenarnya boleh saja kami berangkat siang, namun untuk mencapai Gili Trawangan harus ditempuh dengan perjalanan yang tidak singkat, oleh karena itu kami direkomendasikan untuk berangkat besok pagi-pagi sekali.  Namun, hari ini tidak boleh terlewatkan begitu saja. Si Indira pun menyarankan untuk mengunjungi Taman Narmada yang juga menjadi salah satu tujuan wisata di Mataram, sekali lagi kami bersyukur memiliki senior yang baik hati di Pulau ini, ya Kak Yuli. Selepas  dinas di Praya, beliau dengan senang hati mau menemani kami berkeliling hari ini. Jadilah kami ke Taman Narmada.

Salah satu sudut istana raja di taman narmada

Salah satu sudut istana raja di taman narmada

sistem pengairan peninggalan belanda, cantik!

sistem pengairan peninggalan belanda, cantik!

Taman Narmada merupakan situs kerajaan Hindu dulunya yang letaknya tak jauh dari kota Mataram, didalamnya terdapat banyak kompleks tertentu seperti kediaman raja, kediaman puteri, kolam taman depan, kolam kerajaan, dan yang paling terkenal air awet muda..(wow.. klinik skin care tercetar bisa tersaingi ini..) Namun karena disesuaikan dengan zaman modern, jadi pada beberapa tempat di buat kolam renang dan arena outbound. Ada satu titik yang letaknya agak di tepi yaitu bekas saluran air yang bentuknya lucu, katanya sih peninggalan Belanda. Tempatnya kalo di pake pre-wedding bagus banget lhooo…hahaha~

keren kan?

keren kan?

Siangpun berlalu dan hari beranjak sore. Belum ikhlas rasanya pulang ke rumah secepat ini, kami pun menanyakan tempat  hang out yang asik dan tak jauh dari kota Mataram. Kak Yuli lalu menyaranlan “Loang Baloq”. Sebenarnya tempat ini mirip pantai losari di Makassar, bedanya disini ada kolam buatan dan kita bisa main bebek gayung atau perahu-perahuan di sana, gazebo, taman bermain, taman refleksi, aneka jajanan, dan musholah. Jadilah kami duduk-duduk menghabiskan sore dan menantikan sunset di tempat tersebut, tetapi lagi-lagi gagal sunset, awan menghalangi..huft..

loang baloq

loang baloq

Seharian berkeliling Mataram membuat perut jadi lapar, saya dan Indira pun penasaran ingin mencoba makanan khas Lombok. Yaaa hitung-hitung melengkapi perjalanan kami. Dan lagi-lagi atas saran Kak Yuli, kami pun makan di Rumah Makan Taliwang, salah satu rumah makan khas Lombok di Mataram. Maka dalam sekejap baberok, bebalung, plecing kangkung serbuk, dan ayam taliwang tersaji dengan menggiurkannya di atas meja. Dan sesuai dengan nama pulaunya,lombok..Makanannya pun tak lepas dari lombok (mereka sebutnya cabe yaa), alhasil saya yang merupakan golongan manusia yang tak kuat makan pedas harus melewati makan malam ini sebagai tantangan. Maka saat pertama kali menguatkan jiwa raga untuk makan ayam taliwang, reaksi yang terjadi adalah air mata netes dan hidung meler..PEDAS! okeh cukup..saya makan bebalung saja yaa…Ehh,selepas makan kami dapat surprise..semua yang tersaji tadi GRATIS alias dibayarkan Kak Yuli..Alhamdulillah.. Akhirnya kami pun dihampiri letih, maka kami pun memutuskan untuk pulang. Saya harus mempersiapkan diri untuk Gili Trawangan..yeah!

yeyy..kuliner lombok!

yeyy..kuliner lombok!

Cost :

Taman Narmada : Rp K (FREE)

Parkir Taman Narmada : Rp 2K

Parkir Loang Baloq : Rp 1K

Rumah Makan Taliwang : FREE (Gak tahu berapaan bayarnya,maaf)

Total : Rp 3K

Advertisements

About celotehsihijau

Hi saya Andini Afliani Putri, Bisa dipanggil andini  tapi entah kenapa banyak yang manggil Digon.. Seorang pelayan kesehatan rakyat yang lagi bekerja di salah satu sudut Kalimantan, di Kutai Kartanegara. Pembelajar seumur hidup yang berjuang meraih JannahNya.. Pemimpi yang terbangun untuk mewujudkan sang mimpi.. Penulis yang lebih banyak tidurnya.. Petualang yang kadang masih terkekang.. Sangat cinta traveling, petualangan,  budaya, wisata kuliner, mountaineering, nyanyi (suara pas kurang dikit  :p), saat ini berupaya mengembangkan kecintaan dalam menulis khususnya travel writing, dan bekerja untuk kemanusiaan Bagi yang ingin bertukar info atau sharing apa aja  bisa  kok ketemuan di : FB : Andini Afliani Putri Twitter : @AndiniAfliani Cheers!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s