Day 1(June 5th,2013) Let’s start this adventure dude!

Standard

Rabu pagi, tidak seperti dengan rabu biasanya yang dimulai dengan kesibukan aktivitas harian. Ke rumah sakit, dinas pagi, atau belajar…Now I’m totally free and here we go..I’m going to start my journey,yay! Perjalanan ini tidak saya lalui sendiri, saya bersama teman saya bernama Indira. Jadi kami akan mengarungi hari-hari bersama selama beberapa hari ke depan. Tujuan pertama saya adalah Labuan Bajo,Nusa Tenggara Timur yang akan ditempuh dengan kapal pelni KM.Tilongkabila. Kapal tersebut dijadwalkan berangkat pukul 11.00 WITA.

Let's start this adventure

Let’s start this adventure

Sesampainya di pelabuhan, saya agak sedikit bingung tentang prosedur hingga berada di kapal seperti pelaporan dsb. Yah, bginilah kalo backpacking pertama dan saya tidak pernah naik kapal laut selama 10 tahun terakhir,ingatnya sih masih SD dan yang pastinya saat itu yang ngurus-ngurus ortu. Namun, stay cool dan ngikut arus penumpang aja jadi kuncinya,simple! Ternyata sebelum naik kapal ada pemeriksaan tiket di loket pelabuhan (mungkin di airport semacam check in kali ya?) dan bedanya disini tangan kita di stempel alala masuk Dufan,hehehe…

Pemandangan dari dek tempat kami duduk

Pemandangan dari dek tempat kami duduk

Ini bukan stempel dufan ya, tapi stempel tanda masuk kapal

Ini bukan stempel dufan ya, tapi stempel tanda masuk kapal

Hingga sampailah kami di atas kapal. Di atas kapal kembali dilanda kegundahan “where we belong indira?” ya gitu deh, backpacker meminimalkan segala biaya.Jadi saat itu kami mengambil tiket ekonomi yang memang tempat istirahat khusus tidak disiapkan layaknya penumpang yang membeli tiket kelas. Selanjutnya saya dan Indira berdiri di teras dek, disanalah kami bertemu dengan seorang ibu dan pemuda asal Bima yang menawarkan kami tempat duduk. Alhamdulillah. Kapalpun mulai meninggalkan pelabuhan tepat pukul 11.00 WITA (On time ternyata, padahal gambaran saya tentang kapal laut adalah lelet) .

sabar yah dek backpacker

sabar yah dek backpacker

Pada awalnya kami berniat untuk stay di teras kapal saja, sampai kapal bersandar di Labuan Bajo, ternyata harapan tak sesuai kenyataan..beberapa jam setelah kapal meninggalkan Pelabuhan Soekarno-Hatta ternyata hujan turun..hwaaa,alhasil yang di teras kapal harus masuk dong. Tetapi sekali lagi Alhamdulillah, seorang ABK mengajak kami masuk di koridor kamar ABK (Anak Buah Kapal) yang setara dengan kelas 1 yang tidak sesumpek di dek yang khusus buat kelas ekonomi, tapi jangan GR ya..cukup sampai koridor saja setidaknya kami tidak kehujanan. Jadilah kami beristirahat di depan kamar ABK a.k.a ngemper,hahaha (puk..puk..sabar dek backpacker), tapi saya sih bahagia saja yah..syukur gak kena hujan udah cukup. Sesekali saya keluar di teras kapal menikmati angin laut atau  ke kantin buat beli minum dan makan (ternyata mahal banget..hikss,nyesal deh gak jajan di Makassar), kemudian kembali lagi ke koridor tempat kami beristirahat. Di kapal pun saya berkenalan dengan Kak Habibie, Kak Evi, dan Kak Ati. Mereka bertiga sama seperti saya dan Indira, ya Backpacker juga…Jadi wahai kalian backpacker tak kan sulit menemukan teman backpacker. Cukup mengandalkan kemampuan sok kenal saja, maka kami pun bertukar informasi dan ternyata memiliki tujuan yang sama yaitu ke Pulau Komodo! Hingga kami pun bertukar nomor telepon untuk antisipasi jangan sampai gak ketemu pas tiba di Labuan Bajo. Selanjutnya mari menikmati sisa waktu yang masih banyak hingga bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo. Sumpah, 18 jam perjalanan di kapal laut itu cukup membosankan, saya jadi nyesal menyia-nyiakan tawaran TTS si abang waktu di Pelabuhan tadi pagi. Sehingga aktivitas saya di kapal di dominasi,tidur! See you tomorrow Labuan Bajo.

kantin super mahal!

kantin super mahal!

Tips :

–          Guna menghindari kebosanan di kapal, bolehlah bawa buku TTS (hiburan konvensional tapi cukup membantu deh) atau beli koran aja..pasti khatam tuh dibaca sampe iklan-iklannya hahaha..

–          Jangan jajan di kapal ! Mahal gelaa 3 kali lipat bok.. So jajan aja di Makassar di mart-mart yang banyak menjamur itu lho…

–          Mencoba berkenalan dengan backpacker lain, keliatan kok..pake ransel2 gitu..ya kalo kalian cewek seperti saya bolehlah agak waspada ya… Setelah mendapatkan teman bacpacker lain dengan tujuan yang sama akan lebih meringankan beban, seperti sewa kapal.

Cost :

–          Tiket KM.Tilongkabila Makassar-Labuan Bajo : Rp 146K

–          Susu ultra cokelat : Rp 12K L

–          Nasi ayam : Rp 15K

Total : Rp 173K

Advertisements

About celotehsihijau

Hi saya Andini Afliani Putri, Bisa dipanggil andini  tapi entah kenapa banyak yang manggil Digon.. Seorang pelayan kesehatan rakyat yang lagi bekerja di salah satu sudut Kalimantan, di Kutai Kartanegara. Pembelajar seumur hidup yang berjuang meraih JannahNya.. Pemimpi yang terbangun untuk mewujudkan sang mimpi.. Penulis yang lebih banyak tidurnya.. Petualang yang kadang masih terkekang.. Sangat cinta traveling, petualangan,  budaya, wisata kuliner, mountaineering, nyanyi (suara pas kurang dikit  :p), saat ini berupaya mengembangkan kecintaan dalam menulis khususnya travel writing, dan bekerja untuk kemanusiaan Bagi yang ingin bertukar info atau sharing apa aja  bisa  kok ketemuan di : FB : Andini Afliani Putri Twitter : @AndiniAfliani Cheers!

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s