My 1st Hand Made Pempek

Standard

Sore yang dingin, ya..karena sudah hampir dua minggu hujan mengguyur. Udara yang dingin seperti ini memang paling enak makan yang berkuah dan hangat. Kebetulan saat itu mama mengajak saya membuat pempek. Tapi, ternyata mama lupa resepnya alhasil saya mencuri resep dulu di google dan dimulailah rencana operasi pempek ala chef andini feat mama.

Biasanya pempek dibuat dari ikan tenggiri atau ikan gabus. Namun kali ini saya membuat pempek dari ikan salmon pemberian guru adikku. Jumlahnya lumayan banyak, jadi bisa deh kayakya buat untuk seluruh penghuni rumah. Walaupun jenisbahan dasar ikan beda dari biasanya namun pada prinsip dasarnya yang penting ikannya bertekstur lembut (kata si google nih)

Selama pembuatan ya lumayan gak ribet sih. Pembuatan adonan pempek yang perlu diperhatikan adalah rasio ikan, tepung terigu dan tepung kanji. Bila rasio tidak pas, bisa-bisa adonan terlalu keras atau terlalu lunak.

Setelah adonan selesai, saya pun membentuk pempek lenjer yang bentuknya panjang-panjang dan membentuk pempek yanglain daripada yang lain yaitu pempek cintaaa (bentuk hati). Hehehehe, agak alay sih, tapi jangan salah bentuk ini jadi rebutan lho..Dan! ternyata, saya baru tahu kalo telur dalam pempek kapal selam itu bukan telur rebus yang dibungkus adonan layaknya membuat bakso. Tapiii.. telur mentah diceplok ke dalam adonan trus dengan hati-hati tepinya ditutup dengan adonan itu juga. Oooo begitu tohh…

Selesai dibentuk adonan direbus hingga ngapung. Kalo udah ngapung angkat pempeknya trus tiriskan. Selanjutnya digoreng deh sampe warnanya keemasan.

Terakhir sajikan di piring. Jangan lupa sertakan cuko (kuah pempek yang terbuat dari rebusan air gula merah dan cuka). Truss tabur potongan ketimun.Hmmmm..Nyummy..

Itadakimasu!

Advertisements

About celotehsihijau

Hi saya Andini Afliani Putri, Bisa dipanggil andini  tapi entah kenapa banyak yang manggil Digon.. Seorang pelayan kesehatan rakyat yang lagi bekerja di salah satu sudut Kalimantan, di Kutai Kartanegara. Pembelajar seumur hidup yang berjuang meraih JannahNya.. Pemimpi yang terbangun untuk mewujudkan sang mimpi.. Penulis yang lebih banyak tidurnya.. Petualang yang kadang masih terkekang.. Sangat cinta traveling, petualangan,  budaya, wisata kuliner, mountaineering, nyanyi (suara pas kurang dikit  :p), saat ini berupaya mengembangkan kecintaan dalam menulis khususnya travel writing, dan bekerja untuk kemanusiaan Bagi yang ingin bertukar info atau sharing apa aja  bisa  kok ketemuan di : FB : Andini Afliani Putri Twitter : @AndiniAfliani Cheers!

7 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s